Mortar busa merupakan salah satu material konstruksi ringan yang memiliki berat jenis rendah dan banyak digunakan sebagai alternatif material non-struktural. Salah satu faktor yang memengaruhi karakteristik mortar busa adalah nilai water-cement ratio, (karena berhubungan langsung dengan tingkat porositas dan kekuatan mortar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi water-cement ratio terhadap kuat tekan dan daya serap air mortar busa. Menggunakan metode penelitian eksperimental dengan variasi sebesar 0,35; 0,40; dan 0,50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi berpengaruh terhadap kuat tekan dan daya serap air mortar busa. Nilai kuat tekan meningkat seiring bertambahnya umur perawatan, di mana variasi 0,35 menghasilkan kuat tekan tertinggi pada seluruh umur pengujian. Sementara itu, peningkatan nilai water-cement ratio menjadi 0,40 dan 0,50 menyebabkan penurunan kuat tekan akibat meningkatnya porositas campuran. Pada pengujian daya serap air, nilai serapan air meningkat seiring bertambahnya nilai water-cement ratio. Dengan demikian, variasi water-cement ratio berpengaruh signifikan terhadap karakteristik mortar busa, dengan nilai optimum diperoleh pada variasi water-cement ratio 0,35.
Copyrights © 2026