Usaha Waty Printing merupakan industri percetakan plastik sablon yang memproduksi plastik Asoi, PE, HD, dan PP. Penentuan jumlah pemesanan masih berdasarkan pengalaman pemilik sehingga fluktuasi produksi dan lead time pengiriman 2-7 hari menyebabkan ketidakpastian persediaan dan risiko kehabisan stok. Penelitian ini bertujuan menentukan rekomendasi jumlah pemesanan plastik sablon menggunakan metode Fuzzy Mamdani pada kondisi lead time yang fluktuatif. Penelitian menggunakan data produksi, pembelian, persediaan, dan lead time periode Januari-Mei 2026 dengan variabel input berupa produksi dan lead time serta output berupa jumlah pemesanan. Analisis dilakukan melalui tahapan fuzifikasi, pembentukan aturan, inferensi MIN-MAX, dan defuzifikasi. Hasil penelitian menunjukkan rekomendasi pemesanan setiap satu minggu sekali sebesar 1.050-1.090 kg untuk plastik Asoi, 831-858 kg untuk PE, 586-615 kg untuk HD, dan 460-484 kg untuk PP. Nilai safety stock dan reorder point (ROP) berturut-turut sebesar 297 kg dan 981 kg (Asoi), 239 kg dan 745 kg (PE), 174 kg dan 509 kg (HD), serta 142 kg dan 444 kg (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Mamdani dapat digunakan sebagai sistem pendukung keputusan untuk meminimalkan risiko kehabisan stok dan menjaga kelancaran proses produksi.
Copyrights © 2026