Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perencanaan Pengendalian Persediaan Obat pada Klinik Pratama Arifa Medikal Khairul Anshar; Syarifah Akmal; Sucifira Alpinna
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v7i1.9492

Abstract

Klinik Pratama Arifa Medikal terus mengalami peningkatan pasien setiap bulannya selama satu tahun terakhir dan hingga saat ini telah mengelola 104 jenis obat. Pada saat ini, perencanaan dalam menyediakan obat pada Klinik Pratama Arifa medikal belum menggunakan analisis kebutuhan obat sehingga sulit untuk memperkirakan jumlah pemesanan obat yang efisien. Hal ini mengakibatkan terjadinya stock out obat-obat tertentu sehingga menurunnya kepuasan pelanggan dalam menerima pelayanan pada Klinik Arifa Medikal dan secara tidak langsung mengurangi pendapatan klinik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengendalian persediaan obat menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) untuk obat-obat kritis berdasarkan klasifikasi obat menggunakan metode ABC (Always, Better, Control) dan VEN (Vital, Essensial, Non-Essensial). Berdasarkan analisis ABC, obat kelas A berjumlah 30 jenis (69,68%), kelas B sebanyak 49 jenis obat (20,39%) dan selebihnya masuk dalam kelas C dengan jumlah 25 jenis obat (9,93%). Obat yang masuk kategori atau kelas A selanjutnya dianalisis mengunakan VEN. Analisis VEN menunjukkan bahwa terdapat 17 dari 30 jenis obat yang tergolong kategori vital (V). Obat yang masuk kelas A dan kategori vital selanjutnya dilakukan perencanaan persediaan dengan metode EOQ. Hasil perhitungan dengan metode EOQ memberikan hasil, terjadi penghematan biaya sebesar Rp. 308.247/bulan atau setara 19,18%.
Pemberdayaan Petani Desa Cot Keumuneng Melalui Pemanfaatan Produk Pirolisis sebagai Biopestisida dan Soil Amandement Adi Setiawan; Khairul Anshar; Muhammad Daud; Alchalil; Muhammad; Lukman Hakim; Muhammad Ishak Idrus Panjaitan; Kurniawan; Rio Rangga Yudha Saragih; Wahyu Sepriawantama; Fadhillah Dandy Satrio
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.25168

Abstract

Desa Cot Keumuneng merupakah salah satu desa binaan Universitas Malikussaleh dan berjarak 4 km dari pusat kecamatan Sawang. Mayoritas mata pencaharian di Desa Cot Keumuneng sebagai petani dan berkebun. Berdasarkan hasil survey menunjukkan luas lahan untuk sawah yaitu 24.000 Ha dan luas lahan untuk yang bukan sawah, salah satunya lahan perkebunan yaitu 3.000 Ha. Desa Cot Keumuneng saat menghadapi permasalahan serius dalam sektor pertaniannya, terutama terkait dengan penurunan kualitas tanah akibat penggunaan pupuk kimia secara intensif serta meningkatnya serangan hama tanaman. Kondisi ini berdampak langsung pada produktivitas pertanian masyarakat. Di sisi lain, limbah perkebunan yang melimpah di desa tersebut belum dimanfaatkan secara optimal kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi berbasis teknologi tepat guna melalui pemanfaatan limbah perkebunan dengan metode pirolisis untuk menghasilkan dua produk utama: biochar sebagai soil amendment untuk memperbaiki pH dan kesuburan tanah, serta asap cair sebagai biopestisida alami untuk mengendalikan hama secara ramah lingkungan. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah timbulnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan limbah perkebunan sebagai bahan baku untuk pembenah tanah dan biopestisida. Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat desa serta meminimalkan penggunaan pupuk pestisida kimia. Untuk mencapai target tersebut, maka Tim Pengabdian telah menyusun langkah kerja. Tahapan kegiatan ini diawali dengan memberikan pengetahuan dan penyadaran terhadap mitra tentang pengelolaan limbah perkebunan yang ada disekitar, memproduksi bioarang dan asap cair menggunakan teknologi pirolisis, demonstrasi lapangan, serta pendampingan penggunaan produk hasil pirolisis berupa bioarang dan asap cair.