Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas IV SD 5 Rahtawu pada materi bangun datar, yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan minimnya penggunaan media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Problem Based Learning berbantuan media Bangmat terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest pada 29 siswa kelas IV SD yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis yang meliputi Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, dan Overview. Data dianalisis menggunakan perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan rata-rata pretest sebesar 60,20 dan posttest sebesar 77,33, serta nilai N-gain sebesar 0,42 yang termasuk kategori cukup efektif. Dengan demikian, penerapan Problem Based Learning berbantuan media Bangmat efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026