Pada abad ke-21 saat ini Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran matematika, seiring dengan meningkatnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai teknologi pendukung pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PRISMA, dengan database yang terindeks Scopus dan Google Scholar pada tahun 2022 – 2026. Proses seleksi menghasilkan sebanyak 16 artikel. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan AI dalam pembelajaran matematika memiliki potensi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan kemandirian belajar. Namun penggunaan AI dapat dipengaruhi oleh pendekatan pedagogis, AI akan lebih efektif jika diintegrasikan dengan model pembelajaran yang reflektif, berbasis masalah dan mendorong evaluasi mandiri. Di sisi lain, penggunaan AI secara pasif dan ketergantungan berlebihan dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan kemandirian belajar. Oleh karena itu, AI disarankan digunakan sebagai alat pendukung pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, reflektif dan mandiri serta guru dapat mengintegrasikan AI dengan model pembelajaran yang berbasis pemecahan masalah dan diskusi agar siswa aktif dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026