Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bentuk bahan dan penambahan arang aktifterhadap karakteristik pembenah tanah (hidrogel) berbahan umbi porang (Amorphopallus muelleriBlume). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa BesarNusa Tengara Barat (NTB), dari bulan Maret sampai bulan Juni 2021. Metode penelitianmenggunakan metode eksperimental, parameter pengamatan yang pertama adalah daya mengembangdan pengujian degradasi. Parameter degradasi menggunakan rancangan acak kelompok (RAK)faktorial dengan 2 faktor : bentuk bahan (M) dan penambahan arang aktif (V) dengan 4 perlakuan dan2 ulangan, selanjutnya di analisis menggunakan ( ANOVA) pada taraf nyata 5%. Sedangkan padaparameter daya mengembang dijelaskan secara deskriptif. Dari hasil pengujian daya mengembang atauswelling test menunjukkan hasil dengan tertinggi pada perlakuan M1V1 (tepung di tambah arang)yaitu 95 gr, sedangkan perlakuan M1V0 (tepung tanpa arang) menunjukan hasil terendah yaitu 80 gr.Perlakuan kombinasi bentuk bahan (M) dan penambahan arang aktif (V) menunjukkan hasil berbedanyata pada pengamatan degradasi hidrogel pada umur 7 hari setelah tanam. Rerata degradasi hidrogeltertinggi terdapat pada pada perlakuan M2V1 (umbi ditambahkan arang aktif) yaitu 77,00 gr,sedangkan perlakuan M1V0 (tepung ditambahkan arang) memberikan rerata hidrogel terendah yaitu55,00 gr. Perlakuan penambahan arang aktif (V) menunjukkan hasil berbeda nyata pada pengamatandegradasi hidrogel pada umur 7 hari setelah tanam. Rerata degradasi hidrogel tertinggi terdapat padapada perlakuan V1 (arang aktif) yaitu 50,00 gr, sedangkan perlakuan V0 (tanpa arang aktif)memberikan rerata hidrogel terendah yaitu 39,78 gr.
Copyrights © 2026