Pendekatan Deep Learning atau pembelajaran mendalam diharapkan menjadi sebuah solusi atas tantangan tersebut. Dilihat dari karakteristik peserta didik pada era digital ini, maka pendekatan Deep Learning dirasa akan lebih optimal jika diimplementasikan dengan mengintegrasikan kearifan lokal yang berbasis digital. Oleh sebab itu, diperlukan guru IPS yang dapat mengaplikasikan pendekatan Deep Learning dengan mengintegrasikan kearifan lokal dalam bentuk digital. Salah satu wilayah yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal yaitu Kabupaten Batang di Jawa Tengah. Banyaknya tradisi serta peninggalan Sejarah yang belum dimanfaatkan secara maksimal mendorong tim memilih Kabupaten Batang untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka optimalisasi penggunaan pendekatan Deep Learning melalui pemanfaatn nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Kabupaten Batang dengan berbasis digital sehingga proses pembelajaran IPS akan lebih mindful, meaningful, dan joyful. Metode kegiatan ini menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) dengan diawali perencanaan yang meliputi mengkaji potensi serta alternatif kegiatan yang dapat dilaksanakan, kemudian tahap pelaksanaan kegiatan yang berfokus pada pembentukan sikap dan prilaku masyarakat untuk terlibat aktif dan inisiatif saling berbagi dan belajar, selama kegiatan secara bersama-sama dievaluasi untuk jadi dasar perbaikan selanjutnya.
Copyrights © 2026