Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi Program SAMADATA dan SEHATI dalam pembelajaran matematika untuk membentuk karakter sopan santun, religius, dan kemampuan pemecahan masalah siswa di SDIT Sahabat Al-Qur'an Dompu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Program SAMADATA dan SEHATI dalam pembelajaran matematika mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung penguatan karakter sekaligus peningkatan kemampuan berpikir matematis. Program SAMADATA membiasakan siswa berkomunikasi secara santun, menghargai pendapat teman, dan bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Program SEHATI menanamkan nilai religius melalui pembiasaan berdoa, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketekunan selama proses pembelajaran. Integrasi kedua program tersebut mendorong siswa lebih percaya diri dalam berdiskusi, sistematis dalam menyelesaikan soal, serta mampu menerapkan langkah-langkah pemecahan masalah secara lebih efektif. Keberhasilan implementasi program didukung oleh keteladanan guru, budaya sekolah, dan keterlibatan orang tua. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa integrasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai religius dalam pembelajaran matematika dapat menjadi model pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan karakter sekaligus meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026