Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika murid kelas III SDN Pakahan pada materi Operasi Hitung Perkalian. Berdasarkan data prasiklus, dari 18 murid hanya 6 murid (33%) yang mampu mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dengan nilai rata-rata kelas 60,94. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan monoton, kurangnya keterlibatan aktif murid, serta penggunaan media ajar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika murid kelas III SDN Pakahan melalui penerapan media ajar Kincir Mania pada Tahun Ajaran 2025/2026. Kincir Mania merupakan singkatan dari "Media Ajar Nuansa Interaktif dan Autentik", yakni sebuah media pembelajaran berbasis benda konkret yang dirancang untuk menjembatani pemahaman murid dari konsep matematika yang abstrak menuju pemahaman yang lebih nyata dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 murid kelas III SDN Pakahan Tahun Ajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus ke siklus. Pada Siklus I, jumlah murid yang mencapai KKM meningkat menjadi 10 murid (56%) dengan nilai rata-rata 68,33. Pada Siklus II, hasil belajar murid meningkat secara signifikan menjadi 16 murid (89%) yang mencapai KKM dengan nilai rata-rata 82. Selain peningkatan hasil belajar, keaktifan murid dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan yang signifikan pada Siklus II, yakni mencapai 87,30%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media ajar Kincir Mania terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika murid kelas III SDN Pakahan Tahun Ajaran 2025/2026.
Copyrights © 2026