Penggunaan media sosial TikTok yang semakin meningkat pada remaja berpotensi menimbulkan gangguan tidur, terutama insomnia. Penggunaan TikTok secara berlebihan, khususnya pada malam hari, dapat mengganggu pola dan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan media sosial TikTok dengan tingkat insomnia pada remaja di SMA Negeri 7 Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional melibatkan 88 siswa kelas XI dan XII yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penggunaan TikTok dan tingkat insomnia yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan uji Fisher’s Exact Test. Hasil menunjukkan 88,6% responden memiliki penggunaan TikTok kategori tinggi dan 67,0% mengalami insomnia ringan. Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan TikTok dan tingkat insomnia (p=0,014). Semakin tinggi penggunaan TikTok, semakin besar risiko terjadinya insomnia. Remaja perlu membatasi penggunaan TikTok, terutama pada malam hari, untuk menjaga kualitas tidur.
Copyrights © 2026