Pembelajaran lempar lembing merupakan bagian penting dalam mata kuliah atletik karena menuntut penguasaan teknik, koordinasi gerak, keseimbangan tubuh, dan kekuatan lemparan. Berdasarkan observasi awal, sebagian mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong masih mengalami kesulitan dalam memahami teknik dasar lempar lembing, terutama pada langkah silang, posisi tubuh, dan pelepasan lembing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran lempar lembing pada mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Jasmani. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 30 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, tes praktik, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian teknik dasar lempar lembing yang mencakup teknik memegang lembing, teknik awalan, langkah silang, posisi tubuh saat melempar, dan gerakan akhir. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pembelajaran lempar lembing sebesar 75 dengan kategori baik. Aspek teknik memegang lembing memperoleh persentase tertinggi sebesar 82%, diikuti teknik awalan 78%, gerakan akhir 76%, posisi tubuh saat melempar 74%, dan langkah silang 68%. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa kendala utama mahasiswa terdapat pada koordinasi gerak, keseimbangan tubuh, serta kontrol arah dan kekuatan lemparan. Kesimpulannya, pembelajaran lempar lembing telah berjalan cukup efektif, tetapi masih perlu ditingkatkan melalui latihan koordinasi gerak, penguatan teknik langkah silang, dan praktik langsung yang lebih intensif agar kemampuan mahasiswa berkembang lebih optimal.
Copyrights © 2026