Rendahnya kemampuan gerak dominan lompat jauh siswa menunjukkan perlunya model pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) berbasis permainan terhadap peningkatan kemampuan gerak dominan lompat jauh siswa SMPN 9 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes lari cepat 60 meter, Standing Broad Jump, Bridge Up Test, dan Balance Test untuk mengukur aspek awalan, tolakan, sikap melayang, dan pendaratan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh komponen gerak dominan lompat jauh. Nilai lari cepat 60 meter meningkat dari 16,82 menjadi 13,05; Standing Broad Jump dari 124,11 menjadi 172,86; Bridge Up Test dari 26,36 menjadi 33,57; dan Balance Test dari 14,17 menjadi 34,73. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, model TGfU berbasis permainan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan gerak dominan lompat jauh siswa.
Copyrights © 2026