Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari kontribusi Kekuatan Otot Lengan Bahu variabel (X1), daya ledak otot tungkai (X2) terhadap variabel Y ( ketepatan smash bolavoli) siswa Ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Bangkinang. Sampel dalam penelitian berjumlah 20 orang siswasiswa. DData dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif daninferensial yang terdiri dari Analisis Uji NormalitasNormalitas, Uji Linearitas, Uji Homogenitas, dan Uji KorelasiKorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi latihan push-up dan daya ledak otot tungkai berkontribusi terhadap ketepatan smash bola voli pada siswa Ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Bangkinang. Hasil diperoleh uji normalitas variabel kontribusi Kekuatan OtotLengan Bahu (X 1 ) berdistribusi normal karena sig lebih besar dari nilai α (0,0780 > 0,05),variabel daya ledak otot tungkai (X 2 ) berdistribusi normal karena sig lebih besar dari nilai α(0,0200 > 0,05), variabel ketepatan smash bolavoli (Y) berdistribusi normal karena sig lebihbesar dari nilai α (0,200 > 0,05) 0,05). Dapat dilihat dari perhitungan analisis korelasi terlihatkoefisien korelasi Pearson product moment kekuatan kontribusi Kekuatan Otot Lengan Bahu(X 1 ) terhadap ketepatan smash bolavoli (Y) ditunjukkan oleh koefisien korelasi (r) = 0,961yang termasuk dalam kategori kuat dan koefisien determinan (r 2 ) = 0,923 atau 92,3%.92,3%..Selanjutnya kekuatan kontribusi Kekuatan Otot Tungkai (X 2 ) terhadap ketepatan smashbolavoli (Y) ditunjukkan oleh koefisien korelasi (r) = 0,71 yang termasuk dalam kategorisedang dan koefisien determinan (r 2 ) = 0,504 atau 50,4 % Hal ini berarti 50,4% variansmenguat ketepatan smash bolavoli ditentukan oleh Kekuatan Otot Tungkai . Dengan demikian, jika semakin tinggi nilai angka Kekuatan Otot Lengan Bahu dan daya ledak otottungkai maka semakin meningkat ketepatan smash bol avoli siswa Ekstrakurikuler SMA N 1Bangkinang.
Copyrights © 2024