Digitalisasi sektor kesehatan melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) dihadapkan pada kendala mendasar berupa rendahnya tingkat keselarasan sistem (interoperabilitas) serta kerentanan arsitektur penyimpanan data tersentralisasi terhadap ancaman keamanan siber. Studi ini mengusulkan perancangan dan pengujian model arsitektur permissioned blockchain berbasis smart contract guna menciptakan ekosistem pertukaran data RME yang aman, terdesentralisasi, serta berpusat pada privasi individu (patient-centric). Dengan mengadopsi kerangka kerja Design Science Research (DSR), sistem direalisasikan di atas platform Hyperledger Fabric versi 2.x dengan menerapkan mekanisme kontrol akses otonom. Hasil pengujian fungsional memperlihatkan bahwa seluruh aturan logika bisnis—mencakup pendaftaran entitas, pengelolaan hak akses oleh pasien secara mandiri, hingga perekaman jejak audit—berjalan secara akurat dan tidak dapat diubah (immutable). Sementara itu, evaluasi beban kerja (load testing) mengkonfirmasi stabilitas operasional sistem dengan tingkat keberhasilan mencapai 100%, di mana transaksi pembacaan mencatatkan waktu latensi kurang dari 0,5 detik dan transaksi penulisan berkisar antara 1,21 hingga 1,78 detik. Temuan ini menegaskan bahwa arsitektur yang dikembangkan efektif mengatasi sekat interoperabilitas dan memulihkan kedaulatan data pasien, meskipun penyesuaian lanjutan pada mekanisme konsensus tetap esensial untuk penerapan berskala nasional.
Copyrights © 2026