Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek

Kajian Morfologi dan Fisiologi Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) terhadap Aplikasi PGPR dan Mikoriza pada Media Tanah Ultisol di Main Nursery

M. Ridwan (Jambi University)
Eliyanti (Jambi University)
Elis Kartika (Jambi University)
Lizawati (Jambi University)
Ahmad Riduan (Jambi University)
Yulfita Farni (Jambi University)



Article Info

Publish Date
25 May 2026

Abstract

Kualitas bibit kelapa sawit pada fase main nursery sangat menentukan produktivitas tanaman di lapangan. Penggunaan tanah ultisol sebagai media pembibitan sering menghadapi kendala berupa tingkat kesuburan rendah, pH masam, dan ketersediaan unsur hara yang terbatas. Pemanfaatan mikoriza dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dinilai mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara dan pertumbuhan bibit tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara pemberian mikoriza dan PGPR terhadap pertumbuhan morfologi dan fisiologi bibit kelapa sawit pada media ultisol serta menentukan kombinasi perlakuan terbaik. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jambi dari Juni hingga Agustus 2025. Eksperimen ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah dosis mikoriza (0, 5, 10, dan 15 g per polybag). Faktor kedua adalah konsentrasi PGPR (0, 10, 20, dan 30 mL L⁻¹). Parameter yang diamati meliputi pertambahan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter bonggol, panjang rachis, luas daun, bobot kering tajuk, bobot kering akar, rasio tajuk akar, persentase infeksi mikoriza, serta serapan hara N, P, dan K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi mikoriza dan PGPR mampu meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit secara nyata. Perlakuan terbaik meningkatkan tinggi tanaman, luas daun, akumulasi biomassa, serapan unsur hara, dan perkembangan akar dibandingkan perlakuan kontrol. Aplikasi pupuk hayati juga meningkatkan tingkat infeksi mikoriza pada akar tanaman dan efisiensi penyerapan unsur hara pada media ultisol. Dosis mikoriza 15 g dan PGPR 30 mL L⁻¹ memberikan hasil terbaik. Dengan demikian, kombinasi mikoriza dan PGPR berpotensi mendukung sistem pembibitan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jima

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Education Social Sciences Other

Description

JIMA (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek merupakan media jurnal elektronik ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. JIMA sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi atau tugas akhir mahasiswa yang diterbitkan sebanyak tiga periode, yaitu pada ...