Literasi layanan 112 di Kelurahan Sungai Andai masih terbatas, ditandai tingginya panggilan non-darurat. Penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional pada 100 responden ini bertujuan menganalisis hubungan literasi dengan respons gawat darurat. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan hubungan signifikan namun lemah (p=0,044; r=0,202). Keterbatasan: desain potong lintang dan cakupan satu kelurahan. Simpulan: peningkatan respons tidak cukup hanya dengan literasi, perlu penguatan keberanian dan dukungan lingkungan. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan desain longitudinal atau eksperimen.
Copyrights © 2026