Diah Retno Wulan
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS EWS DAN RTS UNTUK MEMPREDIKSI OUTCOME PADA PASIEN CEDERA KEPALA DI RUANG IGD RSUD ULIN BANJARMASIN Izma Daud; Diah Retno Wulan; Mira Mira
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.745

Abstract

Latar Belakang Cidera kepala merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan gangguan fisik dan mental. Gangguan yang ditimbulan bersifat sementara maupun menetap, bersifat defisit kognitif, psikis, intelektual, serta gangguan fisiologis lainnya. Deteksi dini yang cepat dan tepat pada pasien trauma kepala menjadi evaluasi awal dan sangat diperlukan dalam pemberian asuhan keperawatan untuk mencegah perburukan kondisi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan EWS dan RTS pada tahap pengkajian oleh perawat.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan keefektifan dan kelayakan penggunaan istrumen EWS dan RTS di ruang gawat darurat pada pasien cidera kepala.Metode Penelitian ini adalah penelitian Observasional Analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Analisa penelitian ini menggunakan teknik analisa data dengan uji Cohen’s Kappa  dengan membandingkan penilaian/pengukuran yang didapatkan oleh 2 orang observer penelitian untuk masing-masing instrumen terhadap 43 responden.Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa baik instrumen EWS maupun RTS sama-sama memiliki nilai kelayakan yang termasuk dalam kategori sangat baik (K=1.00) yang juga dapat digunakan secara bersamaan.Kesimpulan RTS memiliki nilai sensitifitas dan spesifitas yang lebih besar diantara keduanya. RTS dianggap lebih unggul dalam memperhitungkan faktor lain yang mungkin berperan dalam perburukan outcome dan prognosis. Diharapkan dapat dilakukan penelitian selanjutnya dengan jumlah responden yang lebih banyak dan perbandingan instrumen yang berbeda. Kata kunci: EWS, RTS, cidera kepala
Faktor Faktor-Faktor yang Beruhubungan dengan Kejadian Gagal Jantung di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Fitri; Solikin; Diah Retno Wulan; Izma Daud
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.343

Abstract

Gagal jantung merupakan masalah kesehatan global yang serius dan tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas, termasuk di Indonesia. Kondisi ini merupakan manifestasi klinis akhir dari berbagai gangguan kardiovaskular seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperlipidemia, kebiasaan merokok, riwayat keluarga, serta adanya komorbiditas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gagal jantung di RSUD Sultan Suriansyah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 113 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara hipertensi (p=0,005), merokok (p=0,022), diabetes melitus (p=0,027), hiperlipidemia (p=0,005), riwayat keluarga (p=0,003), dan komorbiditas (p=0,042) dengan kejadian gagal jantung. Faktor-faktor tersebut terbukti berkontribusi terhadap terjadinya gagal jantung. Oleh karena itu, faktor risiko ini perlu dipertimbangkan dalam strategi pencegahan dan intervensi kesehatan, khususnya pada populasi berisiko tinggi di lingkungan rumah sakit. Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini dan manajemen komprehensif faktor risiko untuk mengurangi beban gagal jantung.
Pengaruh Edukasi Interaktif tentang Evakuasi Kecelakaan Lalu Lintas terhadap Pemahaman dan Emosional dalam Belajar pada Mahasiswa Keperawatan Galuh Heni Adelia; Hanura Aprilia; Diah Retno Wulan; Mira Mira
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22148

Abstract

ABSTRACT Traffic accidents are a serious public health issue in Indonesia, highlighting the importance of nursing students’ preparedness in providing first aid and conducting victim evacuation. Preliminary studies have shown limited knowledge and emotional readiness among fourth-semester students. This study aimed to analyze the effect of interactive education on traffic accident evacuation in improving students’ knowledge and emotional readiness. A pre-experimental design with one group pretest–posttest was conducted involving 30 fourth-semester Bachelor of Nursing students at Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, selected through simple random sampling. The intervention consisted of interactive education using the windows shopping method and quizzes. Knowledge was assessed with a multiple-choice questionnaire, while emotional readiness was measured using the AEQ-S questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon test and paired t-test. The results showed a significant improvement in knowledge, with the passing rate increasing from 76.7% to 100% (p 0.001). Emotional readiness also improved significantly, with more students categorized as high and no students remaining in the low category (p = 0.001). These findings demonstrate that interactive education effectively enhances both knowledge and emotional readiness of nursing students in traffic accident evacuation. Keywords:   Interactive Education, Traffic Accident Evacuation, Knowledge, Emotional Readiness, Nursing Students  ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, sehingga menuntut kesiapan mahasiswa keperawatan dalam memberikan pertolongan pertama dan melakukan evakuasi korban. Studi pendahuluan menunjukkan masih terbatasnya pemahaman dan kesiapan emosional pada mahasiswa semester empat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi interaktif tentang evakuasi kecelakaan lalu lintas terhadap pemahaman dan kesiapan emosional mahasiswa keperawatan. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimen dengan one group pretest–posttest pada 30 mahasiswa semester empat Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang dipilih melalui simple random sampling. Intervensi berupa edukasi interaktif dengan metode windows shopping dan kuis. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pilihan ganda, sedangkan kesiapan emosional diukur dengan kuesioner AEQ-S. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan kelulusan meningkat dari 76,7% menjadi 100% (p 0,001). Kesiapan emosional juga mengalami peningkatan, ditandai dengan bertambahnya mahasiswa dalam kategori tinggi dan tidak ada lagi yang berada pada kategori rendah (p = 0,001). Temuan ini membuktikan bahwa edukasi interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan emosional mahasiswa keperawatan pada evakuasi kecelakaan lalu lintas. Kata Kunci:    Edukasi Interaktif, Evakuasi Kecelakaan Lalu Lintas, Pemahaman, Kesiapan Emosional, Mahasiswa Keperawatan
Pengaruh Kombinasi Metode Index Card Match dan Simulasi untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Efikasi Diri Remaja dalam Pertolongan Pertama pada Sinkop Salma Harira; Mira Mira; Diah Retno Wulan; Novia Heriani
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i4.24544

Abstract

ABSTRACT Syncope is a common emergency condition among adolescents in school settings, posing serious risks if not managed properly. Low knowledge and self-efficacy of students in providing first aid contribute significantly to delayed responses. This study aimed to analyze the effect of combining Index Card Match and simulation methods on improving adolescents' knowledge and self-efficacy in first aid for syncope. A quantitative pre-experimental design with one-group pretest-posttest was employed. The sample consisted of 54 students from SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin, selected via total sampling. Research instruments included a knowledge questionnaire and the General Self-Efficacy Scale (GSE), both validated for validity and reliability. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Wilcoxon Signed Rank Test. The intervention resulted in significant improvements in knowledge (pretest median: 12, IQR: 3; posttest mean: 14.27, SD: 1.337) and self-efficacy (pretest median: 51, IQR: 12; posttest mean: 63.79, SD: 9.327), with p=0.001 for both variables. Effect sizes were 0.80 (knowledge) and 0.81 (self-efficacy), with probability of superiority 0.90, indicating a large and highly effective impact of the combined methods on adolescents' competence in managing syncope. These findings demonstrate that integrating Index Card Match and simulation effectively enhances cognitive aspects and self-efficacy, comprehensively boosting adolescents' preparedness for syncope incidents in school environments. Keywords: Syncope, First Aid, Index Card Match, Simulation, Knowledge, Self-Efficacy.  ABSTRAK Sinkop merupakan kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi pada remaja di lingkungan sekolah dan berpotensi menimbulkan risiko serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Rendahnya pengetahuan dan efikasi diri siswa dalam memberikan pertolongan pertama menjadi faktor utama keterlambatan penanganan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi metode Index Card Match dan simulasi terhadap peningkatan pengetahuan dan efikasi diri remaja dalam pertolongan pertama pada sinkop. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan one-group pretest–posttest design. Sampel terdiri dari 54 siswa SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan kuesioner General Self-Efficacy Scale (GSE) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan remaja (Nilai Median pretest 12, IQR 3; Mean posttest 14,27, SD 1,337) dan efikasi diri (Nilai Median pretest 51, IQR 12; Mean posttest 63,79, SD 9,327). Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p=0,001 pada kedua variabel. Nilai effect size sebesar 0,80 (pengetahuan) dan 0,81 (efikasi diri) serta probability of superiority  0,90 menunjukkan bahwa kombinasi metode Index Card Match dan simulasi memiliki pengaruh besar serta efektivitas tinggi dalam meningkatkan kompetensi remaja menangani sinkop. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode Index Card Match dan simulasi terbukti efektif meningkatkan aspek kognitif dan efikasi diri remaja. Kombinasi kedua metode tersebut terbukti mampu meningkatkan kesiapsiagaan remaja secara komprehensif dalam menghadapi kejadian sinkop di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Sinkop, Pertolongan Pertama, Index Card Match, Simulasi, Pengetahuan, Efikasi Diri.