Pengelolaan donasi masjid memerlukan sistem yang transparan, akuntabel, dan efisien guna meningkatkan kepercayaan jamaah serta mendukung optimalisasi pemanfaatan dana. Masjid Al-Qolam Universitas Muhammadiyah Jember saat ini masih menggunakan kotak amal fisik dan kanal donasi digital, namun pencatatan keduanya belum terintegrasi dan masih dilakukan secara manual. Kondisi ini berpotensi menimbulkan keterlambatan pelaporan, kesalahan pencatatan, serta keterbatasan dalam penyajian informasi keuangan secara real-time. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan donasi melalui penerapan kotak amal digital berbasis Internet of Things (IoT) serta pendampingan penggunaan sistem pencatatan terintegrasi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, instalasi perangkat, integrasi sistem dashboard, pelatihan kepada pengurus, serta monitoring dan evaluasi tingkat adopsi teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem kotak amal digital mampu mencatat donasi tunai secara otomatis dan menampilkan data pada dashboard secara real-time. Selain itu, pengurus masjid telah mampu mengoperasikan sistem secara mandiri setelah dilakukan pendampingan. Program ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan donasi masjid. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model inovasi pengelolaan donasi berbasis teknologi yang dapat direplikasi pada masjid atau lembaga filantropi lainnya
Copyrights © 2026