Literasi keuangan menjadi semakin relevan bagi siswa sekolah menengah kejuruan seiring meningkatnya kompleksitas pengambilan keputusan finansial serta meluasnya akses terhadap layanan keuangan digital. Namun demikian, masih banyak siswa yang menunjukkan keterbatasan dalam memahami konsep keuangan dasar serta menerapkannya dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat literasi keuangan siswa SMK Pandawa Bali Global melalui pendekatan interaktif berbasis simulasi. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang mengombinasikan evaluasi pre-test dan post-test, penyampaian materi secara kontekstual, serta praktik langsung melalui simulasi perencanaan keuangan. Siswa terlibat dalam aktivitas seperti penyusunan anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenali risiko penggunaan produk keuangan, termasuk layanan keuangan ilegal. Hasil menunjukkan peningkatan pada berbagai indikator literasi keuangan, khususnya dalam aspek perencanaan keuangan, kebiasaan menabung, dan kesadaran terhadap risiko. Nilai rata-rata meningkat dari 61,8 menjadi 82,6 atau sebesar 33,7%. Meskipun demikian, durasi kegiatan yang terbatas menjadi kendala sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan serta integrasi dalam proses pembelajaran formal.
Copyrights © 2026