Pendidikan merupakan hak fundamental bagi setiap anak, termasuk bagi penderita kanker yang sering terputus dari kegiatan sekolah akibat pengobatan jangka panjang, yang berdampak pada penurunan kemampuan literasi, numerasi, dan motivasi belajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memfasilitasi proses belajar anak penderita kanker di Rumah Sakit dokter Saiful Anwar Malang agar tidak tertinggal dari kurikulum sekolah, meningkatkan kemampuan dasar literasi dan numerasi mereka, serta memberikan dukungan emosional yang kuat. Pendampingan dilakukan melalui tiga kali pertemuan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang dikemas dalam pendekatan adaptif, humanis, dan bermain sambil belajar, disesuaikan dengan jenjang usia anak. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan sangat baik dan memperoleh tanggapan yang sangat positif dari 18 responden orang tua dan mitra. Sebanyak 89 persen responden menyatakan sangat setuju bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan literasi serta numerasi anak, dan 83 persen berharap program serupa dilanjutkan di masa mendatang. Kesimpulannya, program "Belajar Tanpa Batas" ini efektif dalam menyediakan model pembelajaran adaptif yang inklusif, berhasil meningkatkan kemampuan akademik dasar dan motivasi belajar anak-anak penderita kanker, serta sangat relevan untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025