Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan manajemen konten media sosial di desa wisata dalam meningkatkan kemampuan digital peserta. Pelatihan ini dilaksanakan di Kampung Wisata Mulyaharja, Kota Bogor, dan melibatkan 36 peserta yang terdiri dari pengelola desa wisata, pelaku UMKM, dan pemuda kreatif lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui pre-test dan post-test serta penyebaran kuesioner berskala Likert untuk menilai dimensi inovasi komunikasi, manajemen konten, dan efektivitas komunikasi digital. Hasil uji menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test, sehingga pelatihan terbukti efektif meningkatkan kemampuan peserta. Nilai validitas menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara hasil sebelum dan sesudah pelatihan, sementara reliabilitas menunjukkan tingkat konsistensi yang sangat tinggi. Secara substantif, pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam strategi perencanaan konten, storytelling, copywriting, serta pengelolaan media sosial berbasis digital branding. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi inovasi berkontribusi nyata terhadap pemberdayaan masyarakat dan dapat menjadi model pengembangan kapasitas digital desa wisata di era transformasi pariwisata berkelanjutan.
Copyrights © 2026