Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas e-modul IPA berpendekatan etnosains-STEAM dengan tema pembuatan Gerabah Kasongan sebagai inovasi pembelajaran abad ke-21 dalam mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan literasi budaya peserta didik SMP. Pembelajaran dirancang secara kontekstual dengan mengintegrasikan konsep suhu dan kalor ke dalam proses pembuatan gerabah Kasongan, sehingga mengaitkan pengetahuan ilmiah dengan kearifan lokal.Variabel terikat pertama dalam penelitian ini adalah keterampilan berpikir kreatif, yang diukur melalui empat indikator, yaitu kelancaran (fluency) dalam menghasilkan banyak ide, keluwesan (flexibility) dalam memberikan beragam sudut pandang dan solusi, keaslian (originality) dalam menghasilkan gagasan yang unik dan berbeda, serta elaborasi (elaboration) dalam mengembangkan dan merinci ide secara mendalam.Variabel terikat kedua adalah literasi budaya, yang mencakup indikator memahami kompleksitas budaya, memiliki kecakapan untuk mengaji dan mengonstruksi atribut budaya, serta memiliki kepedulian terhadap atribut budaya. Literasi budaya diarahkan agar peserta didik mampu mengenali, memahami, dan menghargai keberagaman budaya sebagai bagian dari identitas bangsa. Sebagai variabel bebas, e-modul IPA berbasis STEAM etnosains dikembangkan dengan mengintegrasikan unsur Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics yang dipadukan dengan pendekatan etnosains. E-modul ini memuat aktivitas pembelajaran berbasis budaya lokal, multimedia interaktif, serta tugas yang mendorong keterlibatan aktif dan pembelajaran mandiri peserta didik.
Copyrights © 2026