Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan memahami dan menulis teks prosedur kompleks siswa sekolah dasar yang masih dipengaruhi oleh pembelajaran berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PJBL) terhadap kemampuan memahami dan menulis teks prosedur kompleks siswa kelas V-A SD Negeri 081240 Sibolga. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan memahami dan menulis teks prosedur kompleks yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji hipotesis one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 56,15 meningkat menjadi 78,96 pada posttest dengan rata-rata peningkatan sebesar 22,81 poin. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,591 > 0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,742 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PJBL) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan memahami dan menulis teks prosedur kompleks siswa. Peningkatan kemampuan terlihat dari keterampilan siswa dalam memahami isi teks, mengidentifikasi langkah-langkah, serta menyusun teks prosedur secara runtut, sistematis, dan sesuai kaidah bahasa. Dengan demikian, model Project Based Learning (PJBL) dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan memahami dan menulis teks prosedur kompleks siswa.
Copyrights © 2026