Pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting dalam mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, salah satunya kemampuan kognitif dalam mengenal bentuk geometri. Pengenalan bentuk geometri perlu diberikan sejak dini melalui kegiatan pembelajaran yang menyenangkan agar anak dapat memahami konsep bentuk secara optimal.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 3–4 tahun melalui penerapan permainan balok warna di KB Darul Jannah Bondowoso.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri atas 7 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal bentuk geometri anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada tahap pra-siklus, ketuntasan klasikal hanya mencapai 20%, dengan sebagian besar anak (53,3%) berada pada kategori Belum Berkembang (BB). Setelah pelaksanaan tindakan pada Siklus I, ketuntasan klasikal meningkat menjadi 46,6%. Selanjutnya, pada Siklus II ketuntasan klasikal meningkat menjadi 100%, dengan 86,7% anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dan 13,3% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan balok warna efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 3–4 tahun di KB Darul Jannah Bondowoso. Selain meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri, media permainan balok warna juga mampu meningkatkan konsentrasi, partisipasi, dan antusiasme anak selama proses pembelajaran.
Copyrights © 2026