Budaya sekolah merupakan salah satu upaya strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan nilai dan perilaku positif di lingkungan sekolah. Implementasi budaya sekolah yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu mengembangkan karakter peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi budaya sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik di SD Muhammadiyah Worawari, Kulon Progo, serta mengidentifikasi perencanaan, pelaksanaan, faktor pendukung, faktor penghambat, dan evaluasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas IV dan VB, serta peserta didik kelas IV dan VB. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya sekolah berhasil membentuk lima karakter utama peserta didik, yaitu religius, nasionalisme, mandiri, gotong royong, dan integritas melalui tiga pilar utama, yaitu keteladanan guru, penegakan tata tertib, dan kegiatan ekstrakurikuler berbasis usia. Keberhasilan tersebut didukung oleh keterlibatan orang tua, teman sebaya, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat yang masih dihadapi meliputi kurangnya dukungan sebagian orang tua, pengaruh teman sebaya, dan dampak negatif penggunaan gadget. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi budaya sekolah di SD Muhammadiyah Worawari telah berjalan dengan baik dan berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Optimalisasi implementasi budaya sekolah dapat dilakukan melalui standardisasi sistem evaluasi yang memanfaatkan pengukuran perilaku, umpan balik, dan analisis hasil akademik secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026