Penelitian ini membahas kejujuran sejati sebagai salah satu nilai moral dan spiritual yang fundamental dalam kehidupan manusia, dengan fokus pada relasi dengan Tuhan. Masalah utama yang diangkat adalah tingginya tingkat ketidakjujuran dalam kehidupan sosial dan bagaimana kejujuran yang autentik dapat diwujudkan melalui pengalaman iman yang mendalam. Urgensi penelitian ini terletak pada pemahaman kejujuran tidak hanya sebagai norma etis, tetapi sebagai hasil dari hubungan spiritual yang otentik dengan Allah, yang selama ini kurang mendapat perhatian. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi perspektif teologis, psikologis, dan konseling pastoral untuk menggambarkan kejujuran sebagai panggilan holistik yang menghubungkan aspek pribadi, relasional, dan komunitas dalam kehidupan iman. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, yang mencakup sumber-sumber Alkitab, teori perkembangan moral, dan praktik konseling pastoral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejujuran sejati mencerminkan karakter Allah yang terwujud melalui transformasi Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya. Kejujuran ini bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga ekspresi iman yang mendalam, yang memungkinkan integritas hidup dan pemulihan dalam konseling pastoral serta menjadi kesaksian profetis dalam gereja dan masyarakat.
Copyrights © 2026