Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21, namun masih tergolong rendah, khususnya pada pembelajaran IPA. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan bahan ajar yang belum mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam menemukan konsep pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan bahan ajar inovatif dan berpusat pada peserta didik, salah satunya melalui LKPD berbasis Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Discovery Learning pada materi sistem ekskresi serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Swasta Budisatrya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi dan media, angket respon guru dan siswa, serta tes keterampilan berpikir kritis berupa pretest dan posttest. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD memiliki tingkat kevalidan sangat tinggi dengan persentase validasi ahli materi sebesar 97,7% dan ahli media sebesar 90,9%. Keefektifan LKPD ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,78 (78%) dengan kriteria sangat efektif. Selain itu, LKPD juga memiliki tingkat kepraktisan dengan kriteria sangat praktis berdasarkan respon guru dan siswa. Dengan demikian, LKPD berbasis Discovery Learning layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP.
Copyrights © 2026