Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital banking dan literasi keuangan digital terhadap minat investasi Generasi Z di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui survei terhadap 30 responden Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linear berganda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin pesatnya perkembangan teknologi digital yang mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan berbasis digital, termasuk aktivitas investasi. Generasi Z sebagai kelompok yang tumbuh di era digital memiliki akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan perbankan dan platform investasi sehingga perlu dikaji faktor-faktor yang memengaruhi minat investasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital banking berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi dengan nilai signifikansi 0,027 (<0,05). Sebaliknya, literasi keuangan digital tidak berpengaruh signifikan terhadap minat investasi dengan nilai signifikansi 0,295 (>0,05). Namun, secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap minat investasi dengan nilai signifikansi 0,001 dan mampu menjelaskan 41,0% variasi minat investasi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan digital banking yang didukung edukasi keuangan digital dapat menjadi strategi dalam meningkatkan minat investasi Generasi Z di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian mengenai perilaku investasi generasi muda serta menjadi referensi bagi perbankan, penyedia layanan keuangan digital, dan regulator dalam merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan partisipasi investasi di Indonesia.
Copyrights © 2026