Kualitas tidur merupakan salah satu aspek penting yang mempengaruhi kesehatan fisik, psikologis, dan kualitas hidup lansia. Seiring bertambahnya usia, lansia sering mengalami gangguan tidur akibat perubahan fisiologis maupun faktor psikososial. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah senam yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh senam yoga terhadap peningkatan kualitas tidur pada lansia. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan PICO melalui pencarian artikel pada database Google Scholar dan PubMed. Berdasarkan hasil penelusuran diperoleh 5 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur setelah pemberian intervensi senam yoga, yang ditandai dengan penurunan skor kualitas tidur serta perbaikan kualitas hidup pada lansia. Hasil menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur setelah pemberian intervensi senam yoga, yang ditunjukkan dengan penurunan skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) maupun peningkatan kualitas hidup pada lansia. Program yoga yang paling umum dilaksanakan memiliki frekuensi 2–3 kali setiap minggu, dengan durasi 20–30 menit untuk setiap sesi, berlangsung minimal 3–4 minggu, dengan tingkat intensitas yang ringan hingga sedang. Dapat disimpulkan bahwa senam yoga merupakan intervensi non farmakologis yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu program latihan dalam pelayanan fisioterapi geriatri.
Copyrights © 2026