Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kasus Manajemen Fisioterapi Pada Pasien Carpal Tunnel Syndrome Dini Nur Alpiah; Mozaky Ramadhan Putra Aria; Aulia Hafitza Qolbu; Mayer Naebod Donald; Danendra Dachlan; Herana
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 2 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome merupakan neuropati akibat kompresi atau penekanan nervus medianus di dalam terowongan karpal (carpal tunnel) pada daerah pergelangan tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program fisioterapi yang menggabungkan modalitas elektroterapi (TENS dan Ultrasound) dan exercise berupa (Stretching, nerve median, Tendon Gliding dan Grip Ball). Penelitian ini berupa studi kasus yang melibatkan desain uji pra dan pasca dilakukan terhadap seorang lansia berusia 68 dan 73 tahun, yang menerima fisioterapi selama dua minggu. Evaluasi dilakukan dengan Visual Analog Scale (VAS) untuk nyeri, goniometer untuk rentang gerak (ROM), Manual Muscle Testing (MMT) untuk kekuatan otot, dan Boston Carpal Tunnel Syndrome  Questionnaire (BCTSQ) untuk aktifitas fungsional. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan nyeri, penambahan ROM, penambahan kekuatan otot dan kapasitas fungsional pasien. Kesimpulannya, kombinasi elektroterapi dan exercise seperti stretching, nerve median exercise, tendon gliding exercise dan Grip Ball efektif dalam membantu mengurangi nyeri, meningkatkan ROM, meningkatkan kekuatan otot dan kapasitas fungsional pasien namun pasien masih berada dalam kategori keterbatasan ringan  
Pengaruh Senam Yoga untuk Meningkatkan Kualitas Tidur pada Lansia: Literature Review Robiatun Amaliyah Ranti; Vally Priscillia Latuputty; Prasanna Dwianda Nugraha; Mayer Naebod Donald; Tsabitah Ayu Nismara
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12029

Abstract

Kualitas tidur merupakan salah satu aspek penting yang mempengaruhi kesehatan fisik, psikologis, dan kualitas hidup lansia. Seiring bertambahnya usia, lansia sering mengalami gangguan tidur akibat perubahan fisiologis maupun faktor psikososial.  Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah senam yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh senam yoga terhadap peningkatan kualitas tidur pada lansia. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan PICO melalui pencarian artikel pada database Google Scholar dan PubMed. Berdasarkan hasil penelusuran diperoleh 5 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur setelah pemberian intervensi senam yoga, yang ditandai dengan penurunan skor kualitas tidur serta perbaikan kualitas hidup pada lansia. Hasil menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur setelah pemberian intervensi senam yoga, yang ditunjukkan dengan penurunan skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) maupun peningkatan kualitas hidup pada lansia. Program yoga yang paling umum dilaksanakan memiliki frekuensi 2–3 kali setiap minggu, dengan durasi 20–30 menit untuk setiap sesi, berlangsung minimal 3–4 minggu, dengan tingkat intensitas yang ringan hingga sedang. Dapat disimpulkan bahwa senam yoga merupakan intervensi non farmakologis yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu program latihan dalam pelayanan fisioterapi geriatri.