Kajian ini dilakukan untuk memantau penerapan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai upaya peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area konstruksi PT XYZ. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung terhadap 21 pekerja, wawancara dengan petugas K3 dan pengawas lapangan, serta studi dokumentasi selama periode Agustus hingga Oktober 2025. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan penggunaan APD masih bervariasi. Penggunaan sepatu safety (71%) dan helm safety (57%) tergolong cukup baik, sedangkan kepatuhan penggunaan rompi (48%), sarung tangan (38%), pelindung mata (29%), dan body harness (40%) masih rendah. Faktor utama yang memengaruhi kepatuhan adalah kenyamanan APD, persepsi risiko pekerja, kualitas APD, serta konsistensi pengawasan. Penerapan safety briefing, inspeksi rutin, dan pelatihan K3 telah berkontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran keselamatan. Namun, budaya K3 masih berada pada tahap berkembang dan memerlukan penguatan melalui peningkatan kualitas APD, pengawasan yang konsisten, serta komitmen manajemen yang lebih kuat.
Copyrights © 2026