Kecemasan merupakan masalah psikologis yang sering dialami oleh pasien pre operasi sectio caesarea, ditandai dengan rasa takut, khawatir berlebihan, peningkatan denyut jantung, gangguan tidur, dan ketegangan emosional yang dapat memengaruhi kesiapan pasien dalam menjalani tindakan anestesi maupun operasi. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengurangi kecemasan adalah melalui pemberian edukasi prosedur anestesi regional menggunakan media leaflet. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi prosedur anestesi regional menggunakan media leaflet terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Kegiatan dilaksanakan pada 30 responden dengan metode pretest-posttest menggunakan kuesioner APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa karakteristik responden didominasi usia dewasa awal sebanyak 46,7%, tingkat pendidikan SMP sebanyak 66,7%, dan multigravida sebanyak 80,0%. Tingkat kecemasan sebelum edukasi didominasi kategori cemas ringan sebanyak 53,3%, cemas sedang 23,3%, cemas berat 20,0%, dan tidak cemas 3,3%. Setelah diberikan edukasi menggunakan media leaflet selama 7 menit, terjadi penurunan tingkat kecemasan yang ditandai dengan tidak ditemukannya lagi kategori cemas berat (0%), penurunan cemas sedang menjadi 13,3%, serta peningkatan kategori tidak cemas menjadi 23,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi prosedur anestesi regional menggunakan media leaflet efektif dalam membantu menurunkan kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea. Luaran kegiatan ini berupa meningkatnya pengetahuan pasien mengenai prosedur anestesi regional, tersedianya media edukasi leaflet sebagai sarana informasi di rumah sakit, serta publikasi jurnal ilmiah sebagai bentuk diseminasi hasil kegiatan.
Copyrights © 2026