Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran produk dan mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan media digital dalam membangun merek. Namun, banyak pelaku usaha lokal masih menghadapi keterbatasan dalam strategi branding, pembuatan konten pemasaran, serta pemanfaatan influencer untuk meningkatkan visibilitas produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal dalam menerapkan strategi branding melalui content marketing dan influencer marketing. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep branding, penyusunan identitas merek, pembuatan konten digital, pengelolaan media sosial, dan strategi kolaborasi dengan influencer. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai branding digital, kemampuan menyusun content plan, serta keterampilan menghasilkan konten promosi yang lebih menarik dan konsisten. Peserta juga mampu memahami teknik pemilihan influencer yang sesuai dengan target pasar dan karakteristik produk. Selain itu, terjadi peningkatan aktivitas pemasaran digital melalui penggunaan media sosial yang lebih terstruktur dan interaktif. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi content marketing dan influencer marketing dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat branding produk lokal, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing usaha di era digital.
Copyrights © 2026