Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains dan kreativitas siswa sekolah dasar di wilayah 3T, khususnya Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang dipengaruhi oleh dominasi pembelajaran konvensional serta keterbatasan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) serta meningkatkan literasi sains dan kreativitas siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan konteks lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi ipteks, serta pendampingan berkelanjutan melalui observasi kelas, workshop, dan lesson study. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis STEAM, dengan lebih dari 80% guru mampu mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan literasi sains siswa sekitar 20% serta peningkatan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Implementasi STEAM berbasis potensi lokal juga terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan menyenangkan. Kegiatan ini disimpulkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar serta menjadi model penguatan pendidikan di wilayah 3T yang dapat direplikasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026