Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)

EDUKASI KESEHATAN TENTANG DIABETES MELITUS DAN PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH DI BALAI PENYANTUNAN SOSIAL LANJUT USIA TERLANTAR SENJA CERAH MANADO

Pingkan Timbuleng (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Linnie Pondaag (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Andro Ruben Runtu (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Nolla Lisa Lolowang (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Grace Merentek (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Maria Jeinny Regar (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Ceril Pungus (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Diana Pusung (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Esther Hutagaol (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)
Fransiska Kristianingsih (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2026

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada lanjut usia dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak terdeteksi serta tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pengetahuan mengenai diabetes melitus dan kurangnya pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi faktor yang menghambat upaya pencegahan dan deteksi dini pada lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang diabetes melitus serta melakukan skrining kadar glukosa darah di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Manado. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui edukasi kesehatan menggunakan ceramah interaktif dan diskusi, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode Point of Care Testing (POCT). Peserta kegiatan berjumlah 54 orang lansia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proporsi lansia dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 44,44% sebelum edukasi menjadi 74,07% setelah edukasi. Hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menunjukkan bahwa 39 peserta (72,22%) memiliki kadar glukosa darah 90–100 mg/dL, sedangkan 15 peserta (27,78%) memiliki kadar glukosa darah lebih dari 100 mg/dL. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dipadukan dengan skrining glukosa darah efektif meningkatkan pengetahuan lansia serta mendukung deteksi dini diabetes melitus. Program serupa perlu dilakukan secara berkala untuk mendukung pencegahan dan pengendalian diabetes melitus pada kelompok lanjut usia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cdj

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions Public Health

Description

ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, ...