Program pengembangan mentor di Pusat Pengembangan Anak (PPA) Klaster Malang–Surabaya memerlukan kerangka penguatan kapasitas yang terstruktur untuk mendukung keberlanjutan pelayanan anak dan remaja, terutama dalam menghadapi transisi menuju pelayanan yang mandiri tanpa dukungan donor dan sponsor. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan kurikulum Mentorship Development Accelerator Program (MDAP) berbasis kebutuhan mentor pada 12 PPA di klaster tersebut. Pengembangan dilakukan melalui empat tahap, yaitu focus group discussion (FGD), survei baseline terhadap 129 dari 147 mentor, penyusunan kurikulum beserta lesson plan untuk 12 sesi blended learning, serta sense-making meeting sebagai validasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa mentor memiliki komitmen dan orientasi belajar yang tinggi, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek kesiapan personal dan resiliensi. Berdasarkan temuan tersebut disusun kurikulum dalam tiga tahap, yaitu penguatan kesiapan personal, pendalaman kompetensi mentoring, serta penerapan dan komitmen keberlanjutan. Luaran kegiatan berupa kurikulum dan lesson plan MDAP yang siap diimplementasikan sebagai bekal PPA memasuki masa transisi menuju pelayanan yang lebih mandiri.
Copyrights © 2026