Eksistensi industri kopi yang kian menjamur secara linier berdampak pada akumulasi limbah polimer sekali pakai. Riset pengabdian ini diorientasikan untuk membedah implementasi Green Management di kedai KopiMu serta menginisiasi edukasi ekologis guna memperkuat komitmen keberlanjutan bisnis. Kerangka metodologi yang diaplikasikan meliputi observasi empiris, interviu mendalam bersama penanggung jawab kedai, serta transfer pengetahuan kepada jajaran staf internal. Hasil analisis menunjukkan bahwa KopiMu telah mengadopsi pilar manajemen hijau yang direpresentasikan melalui klasifikasi sampah organik-anorganik, substitusi sedotan plastik, dan kampanye wadah mandiri (tumbler). Kendati dihadapkan pada hambatan berupa resistensi konsumen demi asas praktis, edukasi interaktif terbukti mampu mengoptimalkan pemahaman ekologis staf. Konsep ini tidak sekadar mereduksi volume limbah residu harian tetapi juga mentransformasi citra positif usaha di mata khalayak.
Copyrights © 2026