Keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran sejarah masih menjadi permasalahan yang belum sepenuhnya teratasi, khususnya di SMA Negeri 1 Kroya. Rendahnya partisipasi aktif siswa disebabkan oleh kurangnya inovasi media pembelajaran yang mampu menarik minat dan keterlibatan mereka dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pemanfaatan media kartu digital berbasis QR Code terhadap keaktifan belajar sejarah peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Kroya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu menggunakan Pre-Test and Post-Test with Non Equivalent Control-Group Design. Sampel penelitian berjumlah 71 peserta didik yang terbagi menjadi kelas eksperimen (X-E6) dan kelas kontrol (X-E5), dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang terdiri dari 50 pernyataan dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya dengan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,930. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana berbantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,027 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Simpulan penelitian ini adalah media kartu digital berbasis QR Code terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keaktifan belajar sejarah peserta didik, serta menjadi alternatif media pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan untuk penelitian yang akan datang dapat mengembangkan media kartu digital berbasis QR Code pada mata pelajaran lain sebagai upaya perluasan digitalisasi media pembelajaran yang inovatif.
Copyrights © 2026