Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan civic engagement mahasiswa peserta kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) Himpunan Mahasiswa Civics Hukum (HMCH) FPIPS UPI, yang mencakup bentuk keterlibatan, faktor yang memengaruhi, pendekatan dan metode penguatan, serta kendala dan upaya penanganannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, studi literatur, dan catatan lapangan, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta divalidasi melalui triangulasi. Analisis disusun dalam dialog tiga lapis teoretis: Teori Perilaku Sosial (Social Behavior Theory), Service-Learning, dan Civic Voluntarism Model (CVM). Hasil penelitian menunjukkan bentuk civic engagement peserta bersifat berlapis dan multidimensional dengan pola pertumbuhan akumulatif, dari personally responsible citizen menuju participatory citizen. Penguatannya dipengaruhi minat, efikasi diri, dukungan sosial, dan mekanisme rekrutmen yang terbentuk melalui kaderisasi. Strategi penguatan dijalankan melalui pendekatan partisipatif, edukatif, kolaboratif, dan refleksi terstruktur, sedangkan kendala terbagi dalam lima kategori yang direspons dengan beragam upaya adaptif. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan civic engagement bukan proses linear, melainkan menuntut orkestrasi dimensi struktural, pedagogis, dan filosofis secara berkesinambungan.
Copyrights © 2026