Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya penggunaan media sosial menyebabkan perhatian (attention span) peserta didik dalam pembelajaran semakin menurun, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kondisi ini berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta kurang optimalnya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan attention span dalam pembelajaran PAI, penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), perubahan attention span setelah penerapan CTL, serta aktivitas CTL yang mendukung perhatian siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Tengaran pada bulan Mei hingga Juni 2026 dengan informan guru PAI dan peserta didik yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL mampu memperpanjang attention span peserta didik melalui pembelajaran yang menghubungkan materi dengan pengalaman nyata. Pembelajaran menjadi lebih aktif, interaktif, dan bermakna, ditandai dengan meningkatnya keaktifan siswa dalam berdiskusi, bertanya, memberikan tanggapan, serta mempertahankan fokus hingga akhir pembelajaran. Berbagai aktivitas kontekstual seperti diskusi kelompok, bermain peran, presentasi, pemecahan masalah, dan refleksi pengalaman turut memperkuat keterlibatan siswa. Dengan demikian, pendekatan CTL berkontribusi dalam memperpanjang attention span sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji penerapan pendekatan CTL pada mata pelajaran lain atau jenjang pendidikan yang berbeda, serta menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed-methods guna mengukur secara lebih terukur pengaruh CTL terhadap peningkatan attention span peserta didik.
Copyrights © 2026