Permasalahan sampah rumah tangga di Desa Cintajaya masih didominasi oleh kebiasaan membakar sampah di pekarangan serta minimnya keterampilan memilah limbah bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola sampah secara mandiri dengan menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Cintajaya yang berjumlah 30 orang. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: persiapan (survei awal), pelaksanaan (penyuluhan 3R dan praktik langsung bersama narasumber STKIP Majenang), serta tindak lanjut (pendampingan keberlanjutan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya lonjakan pemahaman konsep 3R yang drastis menjadi 90% serta keterampilan memilah sampah bernilai jual yang mencapai 100%. Keberlanjutan program diwujudkan melalui pembentukan "Bank Sampah KWT" dengan jadwal setoran dua minggu sekali serta sistem bagi hasil yang transparan (70% tabungan anggota dan 30% kas kelompok). Kegiatan integrasi hulu-hilir ini terbukti efektif menekan polusi pembakaran sampah sekaligus menambah penghasilan dan kemandirian ekonomi ibu-ibu di pedesaan.
Copyrights © 2026