Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penguatan tata kelola dan pelayanan desa wisata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang mengkaji berbagai referensi ilmiah, kebijakan, dan hasil penelitian terkait pengelolaan desa wisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa tata kelola yang menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan desa wisata. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas yang memadai, serta pemanfaatan teknologi digital berkontribusi terhadap kepuasan wisatawan dan daya saing destinasi. Penguatan kedua aspek tersebut berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata, berkembangnya usaha lokal, terciptanya lapangan kerja, dan bertambahnya pendapatan masyarakat. Dengan demikian, penguatan tata kelola dan pelayanan desa wisata menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026