Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi digital dalam Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) untuk meningkatkan kesadaran kebencanaan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lumbir, Kabupaten Banyumas. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya kerawanan bencana di Indonesia dan rendahnya kesadaran kebencanaan di kalangan siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis proyek berbantuan teknologi digital, dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes pengetahuan, angket kesadaran kebencanaan, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dan inferensial untuk mengukur peningkatan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam PjBL dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai jenis bencana, tindakan mitigasi, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Siswa lebih termotivasi, terlibat aktif, dan mampu menghasilkan produk proyek yang aplikatif, seperti video edukasi dan peta risiko bencana berbasis digital. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan media digital dalam pendidikan kebencanaan serta penggunaan PjBL untuk membangun generasi muda yang sadar dan tangguh terhadap bencana.
Copyrights © 2026