Pemilihan konfigurasi bresing konsentris pada struktur baja tidak hanya memengaruhi kinerja struktur, tetapi juga biaya konstruksi, kemudahan fabrikasi, dan metode ereksi. Penelitian ini merupakan pengembangan dari studi komparatif sistem bresing konsentris pada warehouse dengan konfigurasi X, Inverted V, K, dan Diagonal. Kajian difokuskan pada pekerjaan bresing saja, tanpa memasukkan elemen struktur lain seperti kolom, balok, rafter, gording, dan ikatan angin. Berat total bresing yang dianalisis adalah 2.917,18 kg untuk tipe X, 2.103,61 kg untuk Inverted V, 2.492,44 kg untuk K, dan 2.625,46 kg untuk Diagonal. Biaya dihitung menggunakan HSP Kota Padang Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp60.618,43/kg. Hasil analisis menunjukkan bahwa Inverted V memiliki biaya terendah, yaitu Rp127.517.536 atau 27,89% lebih murah dibandingkan tipe X. Namun, berdasarkan batasan kinerja struktur, tipe X tetap menjadi konfigurasi paling layak secara teknis.
Copyrights © 2026