Transformasi digital dan disrupsi global telah mengubah secara fundamental lanskap pendidikan tinggi, menuntut model kepemimpinan akademik yang mampu beroperasi secara efektif dalam ekosistem yang semakin kompleks dan tidak pasti. Penelitian ini mengembangkan konsep hybrid academic leadership sebagai model kepemimpinan pendidikan yang mengintegrasikan dimensi transformatif, digital, kolaboratif, adaptif, dan strategis dalam ekosistem digital dan disrupsi global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-analitis dan kerangka analisis multidimensi, penelitian ini mengembangkan model transformasi berfase empat yakni asessment, pengembangan, implementasi, dan institusionalisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa hybrid academic leadership menuntut pergeseran dari paradigma hierarkis-tradisional menuju paradigma jaringan-adaptif yang mampu mengoordinasikan kepemimpinan tatap muka dan digital secara simultan. Framework yang dikembangkan mengidentifikasi lima dimensi integratif dengan indikator terukur untuk menilai kompetensi kepemimpinan hibrida. Studi kasus terhadap tiga institusi pendidikan tinggi menunjukkan variasi signifikan dalam pengembangan kepemimpinan hibrida. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pembinaan kepemimpinan hibrida, penguatan infrastruktur digital-kepemimpinan, dan pembangunan ekosistem pembelajaran organisasi sebagai strategi transformasi kepemimpinan akademik kontemporer
Copyrights © 2026