Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kecerdasan majemuk pada anak usia dini serta implikasinya dalam pembelajaran. Konsep kecerdasan majemuk yang dikemukakan oleh Howard Gardner menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi kecerdasan yang beragam dan tidak dapat disamaratakan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif analitis melalui pengkajian berbagai sumber literatur berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan pada rentang tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi kecerdasan pada anak usia dini yang dipengaruhi oleh faktor bawaan, stimulasi, dan lingkungan. Pengembangan kecerdasan majemuk memerlukan strategi pembelajaran yang variatif, berbasis bermain, dan berpusat pada anak, serta didukung oleh lingkungan yang kondusif. Penerapan kecerdasan majemuk memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak, seperti meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan sosial, kreativitas, dan motivasi belajar. Dengan demikian, pendekatan kecerdasan majemuk sangat penting diterapkan dalam pendidikan anak usia dini untuk mengoptimalkan potensi anak secara menyeluruh.
Copyrights © 2026