Sawerigading
Vol 32, No 1 (2026): Sawerigading, Edisi Juni 2026

Pendidikan Karakter dalam Mitos Yogyakarta: Analisis Moral Knowing, Moral Feeling, dan Moral Action

Khalifatun Saudah (Universitas Negeri Makassar)
Muhammad Saleh (Universitas Negeri Makassar)
Hajrah Hajrah (Universitas Negeri Makassar)
Usman Usman (Universitas Negeri Makassar)
Anita Candra Dewi (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2026

Abstract

This study aims to analyze character education in Yogyakarta myths through the framework of moral knowing, moral feeling, and moral action. The method employed is a qualitative descriptive-analytical approach using narrative analysis of three myths from Antologi Cerita Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta by Dhanu Priyo Prabowo, namely Tombak Baruklinting, Raksasa Penjaga Gunung Merapi, and Mbok Randa Bintara dan Lurah Cakrajaya. The findings reveal that myths not only represent character values but also construct the process of character formation through narrative structures that connect norms, conflicts, and consequences. Three patterns of character formation are identified: normative-repressive, deliberative-collective, and transformational, reflecting the integration of cognitive, affective, and behavioral dimensions. These findings affirm that myths function as pedagogical mechanisms that support the holistic internalization of values, thereby holding potential as contextually grounded sources for character education based on local wisdom. AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis pendidikan karakter dalam mitos Yogyakarta melalui kerangka moral knowing, moral feeling, dan moral action. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan analisis naratif terhadap tiga mitos dalam Antologi Cerita Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta karya Dhanu Priyo Prabowo, yaitu Tombak Baruklinting, Raksasa Penjaga Gunung Merapi, dan Mbok Randa Bintara dan Lurah Cakrajaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos tidak hanya merepresentasikan nilai karakter, tetapi juga membangun proses pembentukan karakter melalui struktur naratif yang menghubungkan norma, konflik, dan konsekuensi. Ditemukan tiga pola pembentukan karakter, yaitu normatif-represif, deliberatif-kolektif, dan transformasional, yang mencerminkan integrasi dimensi kognitif, afektif, dan perilaku. Temuan ini menegaskan bahwa mitos berfungsi sebagai mekanisme pedagogis yang mendukung internalisasi nilai secara holistik, sehingga berpotensi menjadi sumber pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang kontekstual.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sawerigading

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

SAWERIGADING is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in SAWERIGADING have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SAWERIGADING is published by Balai Bahasa Sulawesi Selatan twice times a ...