Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan deep learning terhadap keaktifan belajar dan hasil belajar IPAS siswa kelas III Sekolah Dasar Muhammadiyah Al Bayyin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental berupa Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri kelas III B sebagai kelas Eksperimen dan kelas III C sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretest dan posttest) untuk mengukur hasil belajar serta angket untuk mengukur keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 76,48 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 62,32 , dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Selain itu, keaktifan belajar siswa pada kelas eksperimen memperoleh persentase rata–rata sebesar 78% lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 70,925%, dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan deep learning berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar IPAS siswa kelas III sekolah dasar.
Copyrights © 2026