Prioritas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 6 No. 02 (2024): EDISI SEPTEMBER 2024

Implementasi Pelatihan Digital Storytelling Berbahasa Inggris Berbasis Cerita Rakyat dan Kearifan Lokal Tangkahan dalam Meningkatkan Literasi Budaya, Promosi Pariwisata Berkelanjutan, serta Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal

Mayasari (Universitas Harapan Medan)
Misla Geubrina (Universitas Harapan Medan)
Arifuddin (Universitas Harapan Medan)
Jihan Anisah Putri (Universitas Harapan Medan)
Yuniarti Hia (Universitas Harapan Medan)
Muhammad Ali Azwa (Universitas Harapan Medan)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2024

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat saat ini membutuhkan strategi promosi yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital sekaligus mempertahankan nilai budaya lokal. Kawasan Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara memiliki potensi wisata alam dan budaya yang besar, namun masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi digital, kemampuan komunikasi bahasa Inggris, serta pengemasan cerita rakyat sebagai media promosi wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pelatihan digital storytelling berbahasa Inggris berbasis cerita rakyat dan kearifan lokal Tangkahan dalam meningkatkan literasi budaya, mendukung promosi pariwisata berkelanjutan, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan bahasa Inggris pariwisata dan produksi konten digital, pendampingan pembuatan digital storytelling, publikasi konten, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang yang berasal dari kelompok sadar wisata, pelaku usaha wisata, pemuda lokal, dan masyarakat yang terlibat dalam aktivitas pariwisata. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta pada seluruh aspek yang diukur. Kemampuan bahasa Inggris pariwisata mengalami peningkatan dengan penurunan kategori rendah dari 70% menjadi 10%, sementara kategori tinggi meningkat dari 5% menjadi 40%. Literasi digital peserta juga mengalami peningkatan, ditunjukkan dengan peningkatan kategori tinggi dari 5% menjadi 50%. Selain itu, kemampuan produksi konten digital meningkat secara signifikan dengan peningkatan peserta kategori tinggi dari 0% menjadi 50%. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman dalam memanfaatkan cerita rakyat sebagai media promosi wisata, dengan kategori tinggi meningkat dari 10% menjadi 60%. Berdasarkan hasil tersebut, program pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi bahasa Inggris, teknologi digital, dan kearifan lokal melalui pendekatan digital storytelling efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengembangkan promosi wisata yang kreatif, berkelanjutan, dan berbasis budaya lokal

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

Prioritas

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal ini dikelola oleh Lembaga penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Harapan Medan. Untuk mempublikasikan tulisan dan artikel pengabdian masyarakat yang telah dilakukan agar dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara ...