Salah satu kemampuan yang menjadi fokus utama dan prioritas dalam pembelajaran abad ke-21 adalah kemampuan berpikir kritis yang merupakan kemampuan seseorang untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan sebuah informasi atau argumen secara objektif dan rasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan dan seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan e-modul berbasis Problem Based Learning dan Multi Representasi (PBL-MRs) di SMA Muhammadiyah Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan sampel siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Langsa yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah 32 siswa. Hasil uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai t sebesar -45,059 dan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil pretest dan posttest. Kemudian hasil uji N-Gain, diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,69 atau 69%. Pada kriteria interpretasi N-Gain dalam rentang 0,30 ≤ g 0,70 dikategorikan sebagai peningkatan sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan e-modul berbasis Problem Based Learning dan Multi Representasi (PBL-MRs) efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Muhammadiyah Langsa.
Copyrights © 2026